Skip to main content

Full text of "ebook tauhid dan jihad_1"

See other formats


Oji&jjj i)T J^ j ^jj^r^iiSJT JP 

? " 



WAHAI PARA PENGGEMBOS 

DAN PENCACAT! 

SILAHKAN CELA 

AKU !!!!! 



Risalah Dan Nida'at Ke-9 



Dari hamba Allah Yang Faqir Atas Ampunan-Nya 

Abdullah Muridusy Syahadah 

Kepada Kaum Muslimin Secara umum dan para aktivis 
Harokah secara khusus 

Di Mana Saja Berada 

<>\S"Jj aIjI aI^jj lxlli- V>CJl 

£ ' ^ 2 ' .j . o^ 

-» £ .. • *' *s o _ .0 9 ,, t •>' 0' ,1 .. 5 J i ^l / , 

jjv« Jl ^Jl j^2J> J C3j-g-4J ;Pj->-J' J^J t«j-^H fJWjl j*-*> Ail JL»J>iJI 

3^Lai\j cd^ju Vji C^^! j-Jv5 c£;Ut ca^p^j -jjji\>^\ r jSL^j>j cay>\j 
JjU £>\ .Aillo ^Mlo^l jli« 4&1 ^JJpI °ji ^JiP V>CJlj 

Puja dan puji syukur hanya untuk Allah. Rob semesta 
alam. Yang telah bertirman: 

■*■« ■*■« ji 



"Ikutilah apa yang Telah diwahyukan kepadamu dari 
Tuhanmu; tidak ada Tuhan selain Dia; dan berpalinglah dari 
orang-orang musyrik". (QS. Al An'am: 106) 



3 | S i I a h k a n Kau Cela Aku !!!!! 



Risalah Dan Nida'at Ke-9 



Sholawat serta salam kita haturkan ke atas junjungan 
nabi kita Muhammad shollallahu 'alaihi wasallam. Yang 
telah bersabda: 

| " jj i , V ' ' ' 0> t ' ) " ' 

jl»iI~»Jt 5-*i^j ?-b-"-°Slj 2-j^hj '^ 1 • J^* ? °ji : lll5 ."^-L^S\ jjjJI 

J-e^^j 

"Dzen z£« Nasehat. Kami bertanya: Bagz siapa? Beliau 
bersabda: "Bagi Allah, Kitabnya, Rosul-Nya, para pemimpin 
kaum muslimin, dan bagi kaum muslimin pada umumnya" . 
(HR. Muslim). 



Ikhwah f illah 



Dalam Risalah dan Nida'at yang ke-9 ini, saya 
menghadirkan ke tengah-tengah antum sekalian satu 
tema "WAHAI PARA PENGGEMBOS DAN 
PENCACAT! SILAHKAN KAU CELA AKU!!!!!" 

Tema ini adalah hasil perenungan dari pengalaman dan 
pelajaran yang saya ambil di dalam perjalanan hidup 
saya semenjak memulai menapaki jalan jihad fie 
sabilillah ini. Juga kejadian-kejadian yang dialami oleh 
sebagian ikhwah mujahidin. 



4 | S i I a h k a n Kau Cela Aku !!!!! 



Risalah Dan Nida'at Ke-9 



Memang aku sadar, ketika mulai aku tancapkan niatan 
dalam hati untuk berjihad, maka terbayang olehku 
mulut-mulut Mukhodzilun (Penggembos) dan Murjitun 
(Pencacat) itu akan berceloteh, tiang-tiang gantungan 
akan dipasang oleh thoghut, pintu-pintu penjara dibuka 
lebar-lebar, selalu dipantau dan dikejar-kejar oleh 
musuh. Aku sadar itu dan ternyata itu tidak hanya 
menjadi bayangan saja, akan tetapi menjadi kenyataan. 

Dari awal sudah aku sadari bahwa dalam perjalanan ini 
akan nampak siapa pembela dan siapa musuh. Baik 
musuh dari kalangan Kafir Asli maupun Kafir Murtad 
dan Munafiq, serta musuh dari kalangan aktivis haroki 
sendiri yang notabena mereka mengenal kita. Yang hati 
mereka dihinggapi penyakit WAHN dan HASAD. Wal 
'iyadzu billah 



Ikhwah f illah 



Risalah dan Nida'at ke-9 ini semoga bisa menjadi ibroh 
dan pelajaran buat para ikhwah yang juga bercita-cita 
untuk berjihad dan mati syahid fie sabilillah. Sebuah 
pelajaran yang hanya dapat dirasakan oleh orang yang 
menapakinya, sebuah pelajaran yang hanya dapat 
ditahami oleh orang yang menjalaninya. Dan akan 
memperkokoh pendirian dan azam (tekad) bagi para 



5 | S i I a h k a n Kau Cela Aku !!!!! 



Risalah Dan Nida'at Ke-9 



penitinya hingga ia mendapat dua kebaikan 
"Kemenangan atau Mati Syahid". 



Ikhwahfillah 

Allah Ta'ala beriirman: 

E- _ , s* - " *- " " " * "" ■" f -» 

i\jS ^a aJJj 4Jj! J-^ai iiJU'i ^»j^ 4_«jJ jjiL£- Sfj 4ill J-^-l 

f?5) J»-^ /*-«? ' j ***• I j 

"Hai orang-orang yang beriman, barangsiaya di antara kalian 
yang murtad dari agamanya, Maka kelak Allah akan 
mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan 
merekayun mencintaiNya, yang bersikay lemah Lembut 
terhaday orang yang mukmin, yang bersikay keras terhaday 
orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak 
takut keyada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia 
Allah, diberikan-Nya keyada siaya yang dikehendaki-Nya, dan 
Allah Maha luas (yemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui" . 
(QS. Al Maidah: 54). 



6 | S i I a h k a n Kau Cela Aku !!!!! 



Risalah Dan Nida'at Ke-9 



Di dalam ayat ini Allah menerangkan tentang ciri-ciri 
dan sifat Hizbullah (Kelompok Allah) dan Jundullah 
(Tentara Allah). Ciri-ciri tersebut adalah: 

1. Allah mencintai mereka dan mereka pun 
mencintai Allah 

2. Bersikap lemah lembut terhadap orang mukmin 

3. Bersikap keras terhadap orang-orang kafir 

4. Berjihad fie sabilillah 

5. Tidak takut terhadap celaan orang yang suka 
mencela 

Inilah beberapa sif at mendasar bagi Jundullah. 



Ikhwah fillah ... 

Tentunya kita semua ingin menjadi Jundullah dan 
Hizbullah. Dan ternyata banyak orang yang bercita-cita 
menjadi Jundullah, walau pun pada realitanya mereka 
menjauhkan diri dari cita-citanya itu. Antara Idea dan 
Realita sungguh sangat berbeda. Mereka ingin mendapat 
predikat Jundullah namun jalan yang ditempuh bukan 
jalan Jundullah. Ia tidak sadar bahwa kapal tidak akan 
mungkin dapat berlayar di atas pasir. 



7 | S i I a h k a n Kau Cela Aku !!!!! 



Risalah Dan Nida'at Ke-9 




Jika diringkas, pendek katanya adalah bahwa ayat ini 
menerangkan tentang jatidiri seorang Jundullah 
(Mujahid). Bahwa: 

Seorang jundullah adalah orang yang sangat mencintai 
Allah, hingga Allah pun mencintainya. Kecintaannya 
kepada Allah lebih besar daripada kecintaannya kepada 
yang lain-Nya, walau pun terhadap dirinya sendiri. 
Karena ia faham dengan tirman Allah 



■£* **Jt 2 ' & ° Jt ^ *- ?"* 

JJJ lf_>- JLil I^J-ali Ji-JJIj 



"Dan di antara manusia ada orang-orang yang menyembah 
tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya 
sebagaimana mereka mencintai Allah. adapun orang-orang 
yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah ". (QS. 
Al Baqoroh: 165). 

Karena kecintaanya kepada Allah lah sehingga ia 
mengorbankan segala yang ia miliki untuk menolong 
Allah dan membela agama-Nya, hingga nyawa pun ia 
korbankan demi kecintaannya kepada Allah. 

Seorang jundullah adalah orang yang sangat lemah 
lembut dan kasih sayang terhadap orang mukmin. Ia 

mencintai saudaranya mukmin sebagaimana ia mencintai 
8 | S i I a h k a n Kau Cela Aku !!!!! 



Risalah Dan Nida'at Ke-9 



dirinya sendiri. Karena ia faham dengan sabda 
shollallahu 'alaihi wasallam: 



<L^o_J i_^>u L« «t^^ i_^>_ ,*_»- «_> Jj> 

^ ^ . ^ •• .-"^ . .- " _? \ 



Jb-1 



(j?J- 



"Tidak beriman salah satu dari kalian sarnpai ia mencintai 
saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri". (HR. 
Bukhori dan Muslim). 

Subhanallah Maha Suci Allah. Beginilah sifat 

seorang mujahid. Ia korbankan dirinya dan nyawanya 
demi membela saudaranya yang terdzolimi dan 
terbantai. Demi membela kehormatan seorang muslimah 
yang dijamah oleh tangan-tangan musuh durjana 
la'natullah 'alaihim. Walau pun orang-orang 
menganggapnya sebagai "Orang yang bersemangat dan 
orang yang isti'jal (tergesa-gesa)". Dls. 

Seorang jundullah adalah yang bersikap keras kepada 
orang-orang kafir (baik kafir asli maupun murtad). Ia 

bersikap keras di dalam masalah aqidah, lalu ia bersikap 
keras di dalam sikap dan perbuatan yang 
diimplementasikan di dalam Jihad fie sabilillah. 

Di antara sikap keras terhadap orang kafir di dalam 
aqidah dan perbuatan adalah seperti yang dicontohkan 
oleh Nabi Allah Ibrahim 'alaihis salam: 



9 | S i I a h k a n Kau Cela Aku !!!!! 



Risalah Dan Nida'at Ke-9 



$ i *, 



LSjjU Ijuj ^sj UylS -jji Oj^ (V* Oj-*-H^ -»-«J ^>>J-a \y\'s.j> ul 
Jflj_>-J <Ulu IjJwajJ /g->- Ij-jl g LvQJlJ I j 3j'JLsul |>SJwUJ 

" Sesungguhnya telah ada bagi kalian suri tauladan yang baik 
pada Ibrahim dan orang-orang yang bersamanya tatkala 
mereka mengatakan kepada kaumnya: " Sesungguhnya kami 
berlepas diri dari kalian dan dari apa yang kalian ibadati selain 
Allah, kami ingkari (kekafiran) kalian dan telah nyata antara 
kami dan kalian permusuhan dan kebencian buat selama- 
lamanya sampai kalian beriman kepada Allah saja." (Al 
Mumtahanah: 4) 

Adapun tata cara bersikap tegas dan keras kepada 
musuh adalah sebagaimana yang dijabarkan oleh 
Syaikhul Islam Muhammad Ibnu Abdil Wahhab 

rahimahullah: 

1. Engkau meyakini bathilnya ibadah kepada selain 
Allah 

2. Engkau meninggalkannya 

3. Engkau membencinya 

4. Engkau mengkatirkan pelakunya 

5. Dan engkau memusuhi para pelakunya 



10 | S i I a h k a n Kau Cela Aku !!!!! 



Risalah Dan Nida'at Ke-9 



Hari ini tidak ada yang bisa mengamalkan sikap seperti 
ini kecuali para mujahidin dan para Da'i Tauhid yang 
jujur di dalam dakwahnya. Karena zaman sekarang ada 
orang yang tidak mau berjihad, ia mengambil peran di 
bidang dakwah, akan tetapi dakwahnya tidak jujur. 
Katanya mendakwahkan tauhid akan tetapi mencela Da'i 
tauhid yang dengan tegas mendakwahkan tauhid. 
Katanya mendakwahkan tauhid akan tetapi 
bermudahanah (bertoleransi) kepada thoghut. Katanya 
keras kepada thoghut akan tetapi malah bergandengan 
dengan thoghut. Seperti ada kasus seorang pemimpin 
ormas Islam yang notabene mempunyai misi 
menyerukan dakwah tauhid dan mengikut manhaj ahlus 
sunnah wal jama'ah, akan tetapi dia menjadi Tim Sukses 
salah satu CAPRES (Calon Presiden). Bahkan dia 
mengadakan hubungan dengan badan-badan yang 
notabene milik thoghut. Sementara para 
FANATIS ANnya mengatakan "Itu hanya untuk wasilah 
saja agar dakwah kita lancar dan tidak dicurigai". 
Dakwah tauhid macam apa ini? Sementara mereka 
mencaci dan mencibir orang yang secara tegas 
menyampaikan dakwah tauhid. Wal 'iyadzu billah 

Dalam faktanya, ormas ini melarang para binaannya 
untuk menghadiri sebuah bedah buku yang diadakan 
oleh sebuah Organizer yang bertemakan "SURAT 
KEPADA PENGUASA" (Sebuah buku yang membahas 
tentang kafirnya penguasa negeri ini karena tidak berhukum 



11 | S i I a h k a n Kau Cela Aku !!!!! 



Risalah Dan Nida'at Ke-9 



dengan hukum Allah). Karena dianggap forum ini 
bertentangan dengan misi dan visinya. Wal 'iyadzu 
billah. 

Memang kadang bahasa lisan itu berbeda dengan bahasa 
tubuh. Lisannya mengatakan mendukung dakwah 
tauhid, akan tetapi bahasa tubuhnya menyelisihi. Bahkan 
ada yang secara terang-terangan mencela dan 
memojokkan para mujahidin dan para da'i tauhid. 
Bahasa lisannya mengatakan cinta dan mendukung 
mujahidin, akan tetapi bahasa tubuhnya menampakkan 
kebencian dan celaan. Wal 'iyadzu billah. 

Seorang Jundullah (mujahid) adalah ia berjihad fie 
sabilillah. 

Yang dimaksud jihad fie sabilillah di sini adalah 
memerangi orang-orang kafir dalam rangka 
meninggikan kalimah Allah. Singkatnya adalah jihad fie 
sabilillah adalah Memisahkan kepala musuh dari 
raganya, atau mengeluarkan nyawa musuh dari jiwanya. 

Adapun penopang yang masuk dalam mata rantai jihad 
sungguh sangat banyak sekali. 

Yang dimaksud MATA RANTAI JIHAD adalah ikatan 
dan atau hubungan yang dapat mensukseskan Amaliyat 
(Operasi) jihad fie sabilillah. Mata rantai itu di antaranya 
adalah: 



12 | S i I a h k a n Kau Cela Aku !!!!! 



Risalah Dan Nida'at Ke-9 



1. Pengkaderan 

2. Sumber daya mujahid 

3. Sumber dana mujahid 

4. Anshor 

Penjabarannya adalah: 
1. Pengkaderan 

Yang kita maksud pengkaderan di sini adalah 
pengkaderan personal yang siap menjadi mujahid. 
Yang siap diikut sertakan dalam amaliyat 
jihadiyah. Baik di dalam maupun luar negeri. Baik 
jihad konvensional maupun gerilya. Pengkaderan 
ini bisa melalui beberapa sarana: 

a. Pondok pesantren 
b. Halaqoh taklim 
c. Dls 

Dengan catatan bahwa pondok pesantren, 
Halaqoh taklim dan yang lain itu betul-betul 
mencetak santri dan binaannya untuk menjadi 
mujahid. 

Sebuah kisah: 

Seorang ustadz menasehati salah seorang 
santrinya. Ustadz itu mengatakan: "Buat apa 



13 | S i I a h k a n Kau Cela Aku !!!!! 



Risalah Dan Nida'at Ke-9 



saya membuat pondok pesantren kalau bukan untuk 
mencetak kader yang siap untuk Iqomatud Dien 
(menegakkan Dien)? Saya ini dituduh sebagai 
Qo'idun (orang-orang yang duduk dari jihad) dan 
Murji'ah". Ustadz tersebut bermaksud 
mengarahkan pada santrinya bahwa ia ingin 
mencetak kader mujahid. 

Dalam taktanya ustadz tersebut tidak jujur 
dengan perkataannya. Bahasa lisan dengan 
bahasa tubuh tidak sama. 

Faktanya: Ketika ada salah seorang santri 
pondok keluar dengan misterius (menurut 
ustadz) tersebut. Ditambah lagi ada kasus 
seorang ustadz di sebuah pondok keluar dari 
pondok dengan misterius juga. Ustadz itu pun 
kebakaran jenggot dan berang. Ustadz tersebut 
berkata: "Saya sadar bahwa pondok ini ada yang 
menggerogoti" . Trus ustadz tersebut berkata: 
"Orang-orang yang berjihad hari ini adalah orang- 
orang yang tidak sabar". Dls. Wal 'iyadzu billah. 

Mestinya jika ustadz tersebut jujur bahwa dia 
mendirikan pondok pesantren itu untuk 
mencetak kader mujahid, maka mestinya ia 
berlapang dada dengan santrinya yang 
bersemangat untuk berjihad. Jika santrinya 



14 | S i I a h k a n Kau Cela Aku !!!!! 



Risalah Dan Nida'at Ke-9 



ingin pergi berjihad walaupun tidak melalui 
jalurnya maka hendaknya ia merestui dan 
mendukung. Dan jika ada orang lain dan atau 
Tandzim jihad yang mengajak santrinya 
berjihad, mestinya ia izinkan santrinya 
berjihad. Bukan dihalang-halangi. 
Jadi tungsi pondok dan halaqoh taTim adalah 
untuk mencetak mujahid. 

Ibarat jama'ah jihad itu sebagai senjata api "M 
16", maka pondok pesantren dan halaqoh 
taTim bertungsi sebagai Magazine yang 
bertungsi untuk menyimpan peluru-peluru 
yang siap ditembakkan. Bukan menjadi 
magezin yang menyimpan peluru yang mejen 
(mis fayer). 

Jika memang pondok pesantren dan halaqoh 
taTim itu memang berrungsi sebagai kantong 
mujahid, maka duduknya para ustadz yang 
membina di situ bukan menjadi Qo'idun. Akan 
tetapi ia menjadi mujahid yang bertugas untuk 
mengkader generasi mujahid. Sebagaimana 
tirman Allah: 



15 | S i I a h k a n Kau Cela Aku !!!!! 



Risalah Dan Nida'at Ke-9 



i •* ' ' 1*1 »•*"»£ i >• Jl t' "iT • i * * '-A -2 ' Ti •> " 
'3*^J ^J ^-«j 5 JJ^J O^^' <4 J g 5 *" -! "-^ 1 - 1 * p4r? 

"Tidak sepatutnya bagi mukminin itu pergi 
semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi 
dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa 
orang untuk memperdalam pengetahuan mereka 
tentang agama dan untuk memberi peringatan 
kepada kaumnya apabila mereka Telah kembali 
kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga 
dirinya". (QS. At-Taubah: 122). 

2. Sumber Daya Mujahid (SDM) 

Yang dimaksud SDM adalah kader-kader yang 
siap menjadi mujahid. Ini sudah diterangkan di 
dalam Risalah dan Nida'at yang ke-1. 

3. Sumber Dana Jihad (SDJ) 

Yang dimaksud SDJ adalah sumber dana yang 
dimantaatkan untuk jihad dan mujahidin. Bisa 
melalui uang infak yang diambil dari para binaan, 
maupun membuat perusahaan yang uangnya 
khusus buat operasional jihad. Ini sudah dibahas 
dalam Risalah dan Nida'at yang ke-1. 



16 | S i I a h k a n Kau Cela Aku !!!!! 



Risalah Dan Nida'at Ke-9 



4. Anshor 

Yang dimaksud Anshor adalah Menjadi penolong 
dan pembantu mujahidin. Baik bantuan Moril 
maupun Materiil. Seperti memberi tempat untuk 
mujahidin, dls. Ini juga sudah dibahas dalam 
Risalah dan Nida'at yang ke-1. 

Jika keberadaan kita seperti dalam mata rantai jihad ini. 
Maka sesungguhnya keberadaan kita pada saat itu 
adalah sebagai seorang mujahid, walau pun kelihatannya 
kita duduk-duduk di dalam rumah bersama istri dan 
anak kita. Karena jihad yang sedang dilakukan 
mujahidin hari ini adalah Harbul 'Ishobat (Perang 
Grilya). Perang gerilya membutuhkan pergerakan yang 
seaman mungkin dan senyaman mungkin sehingga 
nampak seakan-akan orang yang berjihad tidak Nampak 
bahwa ia sedang berjihad. Ia memukul musuh akan 
tetapi orang lain melihatnya sedang duduk-duduk santai 
di rumah. Bukankah begitu wahai akhie? 

Allah bertirman: 

4ill J^— (j L^^ajlj J*g}'ytl) ljJ_gjj?-j Ij^s-Lij \yu>V t ^jj 4JI 0! 

^ r ^ 9 s 

iJj \y**W QL^3 u^*"** *^j' ^r^*-? ^V^j' li/^J Ijjl* 0^'j 



17 | S i I a h k a n Kau Cela Aku ! ! ! ! ! 



Risalah Dan Nida'at Ke-9 



U_> 4i)!j (jjii^ ji-^HJ (*^H ^J* J^ *! _/v2-J! ji-^=»JL»fl Ji^-" 

.-=-%"' ' ' \ "- 



" Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah serta 
berjihad dengan harta dan jiwanya pada jalan Allah dan orang- 
orang yang memberikan tempat kediaman dan pertolongan 
(kepada orang-orang Muhajirin), mereka itu satu sama lain 
lindung-melindungi. Dan (terhadap) orang-orang yang 
beriman, tetapi belum berhijrah, Maka tidak ada kewajiban 
sedikitpun atasmu melindungi mereka, sebelum mereka 
berhijrah. (Akan tetapi) jika mereka meminta pertolongan 
kepada kalian dalam (urusan pembelaan) agama, maka kalian 
wajib memberikan pertolongan kecuali terhadap kaum yang 
Telah ada perjanjian antara kamu dengan mereka. Dan Allah 
Maha melihat apa yang kamu kerjakan". (QS. Al Anfal: 72). 

!jj!# oi-"-"j ^ J^" J j- 1 -^-?-} U>?"'---j \y-»\'* ^_^y.Allj 
^ -» ' j!»_' _ j», »«? / ^ * , , ji , ji»^ -» •* ^, »*f 1*"* ' ' tf 



"Dan orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad 
pada jalan Allah, dan orang-orang yang memberi tempat 
kediaman dan memberi pertolongan (kepada orang-orang 
Muhajirin), mereka Itulah orang-orang yang benar-benar 

18 | S i I a h k a n Kau Cela Aku !!!!! 



Risalah Dan Nida'at Ke-9 



beriman. mereka memperoleh ampunan dan rezki (nikmat) 
yang mulia " . (QS. Al Anfal: 74). 

Sudahkah kita mengambil perang seperti di dalam ayat 
ini? Peran kita adalah Menjadi Mujahid Anshor maupun 
menjadi Mujahid Muhajir. Memberi tempat tinggal dan 
pertolongan adalah peran yang diambil oleh mujahid 
Anshor. 

Seorang jundullah adalah yang Tidak Takut Celaan 
Orang Yang Suka Mencela. 

Di dalam perjalanan sang mujahid, pasti akan 
mendapatkan ujian dan tantangan, celaan dan cercaan, 
baik dari kalangan orang-orang kafir asli maupun kafir 
murtad, dari kalangan kaum muslimin awwam mau pun 
muslimin ulama, dari orang yang tidak mengenal sampai 
kawan akrab. Itu sudah menjadi sunnatullah. 

Apalagi bagi para mujahidin yang hari ini berjihad di 
negeri seperti ini. Yang menurut anggapan kebanyakan 
orang bahwa negeri ini adalah negeri Islam, kita berjihad 
di sini dengan jihad Dakwah bukan Jihad senjata. Wal 
'iyadzu billah 

Berjihad di sebuah Negara murtad yang menurut 
kebanyakan orang yang bertaham Murjiah mengatakan 
"bahwa system negara ini kafir akan tetapi penguasanya 



19 | S i I a h k a n Kau Cela Aku !!!!! 



Risalah Dan Nida'at Ke-9 



muslim. Karena penguasanya Jahil dan Belum 
Tersampaikan Hujjah". Wal 'iyadzu billah 

Berjihad di tengah-tengah tekanan penguasa murtadz 
yang gencar melakukan permusuhan dan penindasan 
kepada para mujahidin. 

Berjihad di tengah-tengah para aktitis harokah yang 
phoby akan jihad, walau pun sebagian mereka ada yang 
mengaku bahwa tandzimnya adalah tandzim jihad. Wal 
'iyadzu billah 

Celaan-celaan itu datang dengan bertubi-tubi dan tak 
habis-habisnya. Dan menyebarkan issu yang 
menyesatkan ummat dengan menyebar titnah murahan. 
Para mujahidin diposisikan seakan-akan sebagai musuh, 
dan memposisikan orang-orang yang bermudahanah 
dengan thoghut sebagai pahlawan. Wal 'iyadzu billah. 



Sebuah kisah: 

Seorang ustadz berceramah di hadapan para mustami'. 
Dia mengatakan: "Saya pernah membesuk para ikhwah 
tersangka peledakan kedubes Australia. Pada saat saya datang 
membesuk, tangan mereka terborgol. Lalu saya katakan kepada 
mereka: "Antum baru bisa menjebol pagarnya saja. Jika kita 
bersama-sama maka kita akan dapat jebol dalamnya". Maksud 

20 | S i I a h k a n Kau Cela Aku !!!!! 



Risalah Dan Nida'at Ke-9 



ustadz tersebut adalah meremehkan kerja keras dan kerja 
besar yang dilakukan oleh para ikhwah mujahid ini. 
Karena di dalam taktanya ustadz ini tidak ada sama 
sekali Mu'awanahnya kepada para mujahidin di dalam 
mensukseskan satu Amaliyat Jihadiyah. Tidak ikut andil 
dalam menyusun strategi untuk memukul musuh. 
Bahkan dia selalu me-Warning orang dengan kata-kata: 
"Hati-hati dengan Si A. hati-hati dengan Si B" . Wal 'iyadzu 
billah. 



Sebuah kisah: 

Seorang ustadz mengajar di kelas santriwati. Dalam 
pengajarannya itu seorang ustadz mengatakan: 
" Sesungguhnya jihad itu tujuannya bukan mencari syahid, 
akan tetapi berjihad itu untuk mencari ridho Allah". (Ustadz 
ini bermaksud memojokkan para ikhwah mujhaid yang 
selama ini menggelorakan semangat jihad dengan ingin 
mendapatkan syahadah dan 72 bidadari). 

Mendengar celotehan ustadz ini para santriwati ini 
bingung dan berbisik-bisik antara temannya: "Sebenarnya 
ustadz ini maksudnya apa?" Dan pada kesempatan yang 
lain ustadz ini berkata: "Bom Bali itu bukan jihad. Karena 
tidak pakai izin Amir" . Dan pada kesempatan yang lain 
ustadz ini mengatakan: "Saya tidak berani mengatakan 
bahwa Bom Bali itu termasuk jihad, juga saya tidak berani 
21 | S i I a h k a n Kau Cela Aku !!!!! 



Risalah Dan Nida'at Ke-9 



mengatakan bahwa Bom Bali itu bukan jihad". Kata-kata ini 
diungkapkan oleh ustadz tersebut guna menggembosi 
dan menjelekkan amal jihad yang dilakukan oleh para 
ikhwah mujahid. Na'udzu billahi min dzalik. 



Sebuah kisah: 

Seorang ustadz menasehati seorang santrinya yang 
mempunyai semangat berjihad. Ustadz tersebut berkata: 
"Kalau kamu mau berjihad maka kamu harus Tholabul ilmi 
dulu. Jihad itu tidak hanya modal semangat saja. 
Sesungguhnya orang-orang yang berjihad sekarang itu kurang 
sabar dan isWjal". Ini adalah perkataan yang benar akan 
tetapi diarahkan kepada yang batil. Karena ustadz ini 
sebenarnya mau mengatakan: "Kamu tidak usah ikut 
berjihad dengan orang-orang yang berjihad itu" . Akan tetapi 
untuk memoles kata-katanya maka ia bersilat lidah 
dengan seperti itu. Karena taktanya mengatakan seperti 
itu. Wal iyadzu billah 

Semua kisah di atas adalah beberapa contoh yang dapat 
terekam oleh para ikhwah di lapangan. Baik rekaman 
elektronik maupun rekaman otak dan hatalan mereka. 
Adapun kenyataannya sikap dan komentar para 
Mukhodzilun dan Murjitun itu lebih pedas lagi. Mereka 
bermaksud memadamkan kobaran semangat api jihad 
yang membara di dada kaum muslimin. Mereka tidak 
22 | S i I a h k a n Kau Cela Aku !!!!! 



Risalah Dan Nida'at Ke-9 



sadar bahwa kobaran semangat api jihad ini tidak akan 
pernah padam walau pun seluruh manusia di jagad raya 
ini bersatu padu untuk memadamkannya. 

Allah Ta'ala bertirman: 

^ Oj^jijSjI 

"Mereka ingin memadamkan cahaya Allah dengan mulut (tipu 
daya) mereka, tetapi Allah (justru) menyempumakan cahaya- 
Nya, walau orang-orang kafir membencinya" . (QS. Ash Shoff: 
8). 

Dan sabda Nabi shollallahu 'alaihi wasallam: 

°<y> Yj f4^li ^ °<^r^i V ■ d^ J* J-j^ J^ °o* •^» JJ V 
^>J^\ Jil Jljj V : p_L~» aj(jj jj 4pLJ1 ^ji: ^- ^A^- 

"Akan selalu ada sekelompok dari ummatku yang dzohir diatas 
kebenaran, mereka tidak peduli dengan orang-orang yang 
menyelisihi dan mentelantarkan mereka hingga terjadi qiamat, 
dan diriwayat Muslim berbunyi: "Akan senantiasa ada 
ahlul ghorb" (orang-orang barat). (Majmu' Fatawa, XIII / 
531). 



23 | S i I a h k a n Kau Cela Aku !!!!! 



Risalah Dan Nida'at Ke-9 



Para mujahidin ini selalu ada dan akan selalu ada. Tidak 
membahayakan bagi mereka celaan orang yang suka 
mencela dan cacian orang yang suka mencacat. Tidak 
membahayakan sama sekali ulah para Mukhodzilun dan 
Murjirun. 



Wahai para Mukhodzilun dan Murji£un 



Sesungguhnya sikap sinis dan tuduhan-tuduhan serta 
fitnah-fitnah yang kalian lancarkan terhadap mujahidin 
itu tidak sama sekali dapat memadhorotkan jihad dan 
mujahidin. Bahkan Allah akan mendatangkan para 
pembelanya untuk berdiri di kalangan mujahidin. 
Karena Allah bertirman: 



„ ^ _ ^* *■ ** , >^ 

"Jifcfl /carnw £ufofc berangkat untuk berperang, niscaya Allah 
menyiksa kamu dengan siksa yang pedih dan digantinya 
(kamu) dengan kaum yang lain, dan kamu tidak akan dapat 
memberi kemudharatan kepada-Nya sedikitpun. Allah Maha 
Kuasa atas segala sesuatu ". (QS. At Taubah: 39) 



24 | S i I a h k a n Kau Cela Aku !!!!! 



Risalah Dan Nida'at Ke-9 



SjOJLal IjjjSo J ^»J ISJ-Lp Lo j3 ^JUJULj IjJjXJ v • j lq 

"Dan y/fca kalian berpaling niscaya Dia akan mengganti 
(kamu) dengan kaum yang lain; dan mereka tidak akan 
seperti kamu ini". (QS. Muhammad: 38) 

Sesungguhnya penggembosan dan cercaan yang kalian 
lakukan terhadap mujahidin hari ini tidak akan 
mengundur kemenangan mujahidin. Juga tidak dapat 
mengajukan kekalahan mujahidin sedikit pun. Karena 
Rosulullah shollallahu 'alaihi wasallam bersabda: 

•* * ,*■ <=' ,' o < ' ' ' s £ q a s s 

Ju ^ij 2] -^y-^i A <-«ij iJj*i-j l)I ^Js- c-Jt*->-l j3 <u }/l oi p-^J 
Jjj ^ij i/l «^ij iJjj-^j (jJ .-jjj-sj2j ol ^Jlp Ij*^>-I plj .di! *isi <*-j5 

ij^^t^ill c-ai-j (» , ^5 v yi !r--*?j ■i-'4^ ^ <*-—-" 

"Ketahuilah bahwa seandainya seluruh ummat ini berkumpul 
untuk memberikan sesuatu yang bermanjaat bagimu, maka 
mereka tidak akan bisa memberimu manjaat kecuali sesuatu 
yang telah ditetapkan Allah kepadamu. dan seandainya seluruh 
ummat ini berkumpul untuk memberikan sesuatu yang 
merugikan kamu, maka mereka tidak akan bisa merugikanmu 
kecuali dengan sesuatu yang telah ditetapkan oleh Allah 
terhadapmu. Pena-pena telah diangkat dan lembaran-lembaran 
telah mengering tintanya" . (HR. Tirmidzi). 



25 | S i I a h k a n Kau Cela Aku !!!!! 



Risalah Dan Nida'at Ke-9 



Wahai para pembela mujahidin wahai para 

pendukung mujahidin wahai orang-orang yang 

ingin berjihad bergabung dengan para mujahidin 

Teguhkanlah hatimu, kuatkanlah azammu, tak usah kau 
hiraukan suara penggembos dan pencacat. Biarkan 
anjing menggonggong, katilah tetap berlalu. 

Manusia itu akan berkumpul sesuai dengan 
kecondongan hati dan imannya. Jika hatinya cinta 
kepada jihad dan mujahidin maka ia pasti akan dapat 
berjihad dan bertemu dengan mujahidin. Jika tidak dapat 
bertemu di dunia pasti bertemu di Jannah kelak. Jika 
hatinya benci kepada jihad dan mujahidin, maka ia akan 
dijauhkan dari jihad dan mujahidin dan akan 
dikumpulkan bersama para Qo'idun, Mukhodzilun dan 
Murjitun. 

Kumpulan kambing akan berkumpul dengan kambing. 
Kumpulan singa akan berkumpul dengan singa. Tidak 
mungkin kambing dapat berkumpul dalam kumpulan 
singa. Itu mustahil itu ajaib 

Ingatlah wahai saudaraku para pembela mujahidin, para 

pendukung mujahidin Bahwa sekarang banyak para 

ustadz dan ulama, dan atau para pemimpin yang dengan 
menggunakan nama besarnya karena ia pernah berjihad 
di Atghanistan, Philipina, Ambon dan Poso, ia menyihir 
para pengukitnya untuk tidak berjihad. Ia bersikap bak 
26 | S i I a h k a n Kau Cela Aku !!!!! 



Risalah Dan Nida'at Ke-9 



seoarang mujahid dan pendukung jihad, akan tetapi di 
belakang ia tusuk para mujahidin dengan mulut 
berbisanya yang mematikan. 

Dengan menggunakan kebesaran namanya di tengah- 
tengah pengikutnya ia pojokkan mujahidin, ia cela 
mujahidin, walau pun dalam kata-katanya ia sering 
mengatakan: "Kita tidak boleh mencela mereka, dan jika 
mereka datang meminta bantuan maka kita bantu". Walau 
pun kenyataannya bohong belaka. 

Para ustadz, ulama dan pemimpin seperti ini tidak 
ubahnya seperti PELAWAK, yang kerjanya 
menyenangkan orang yang menontonnya. Di depan para 
mujahidin ia akan mengatakan bahwa dia membela, 
mencintai dan mendukung mujahidin. Bahkan dia 
merasa bagian dari mujahidin. Namun ketika bertemu 
dengan orang-orang yang tidak setuju dengan jihad dan 
mujahidin maka ia berceloteh yang diiahami oleh orang- 
orang yang tidak senang dengan jihad itu bahwa "Para 
mujahidin itu bukan orang-orang yang disiplin, isti'ja.1, tidak 
sabar, dan lain sebagainya" . 

Dengan menggunakan tingginya jabatan dan banyaknya 
pengikut ia katakan: "Tidak mungkin di dalam suatu 
wilayah terdapat dua Tandzim Jihad, dan "Jihad itu 
harus melalui Tandzim yang terpimpin" . Ia maksudkan 
bahwa tandzim jihad selain tandzimnya adalah menjadi 
pelemah tandzim jihad yang sudah ada. Padahal jika kita 
27 | S i I a h k a n Kau Cela Aku !!!!! 



Risalah Dan Nida'at Ke-9 



teliti, sungguh perkataan ini tidak ada sama sekali 
didukung oleh nash syar'ie dan waqi'. 

Jika perkataan ustadz ini benar, maka tidak mungkin di 
Atghanistan terdapat tandzim-tandzim jihad selain 
Tholiban. Tidak akan mungkin ada tholiban dan Al 
Qoidah di dalam satu wilayah. Sesungguhnya tandzim- 
tandzim jihad yang ada hanyalah menjadi sarana 
memudahkan di dalam mengkoordinasi mujahidin dan 
program jihad. Di lapangan mereka saling Mu'awanah 
dan Munashoroh. Sebagaimana Tholiban memberikan 
bantuan dan pertolongannya kepada Al Qoidah. Jika di 
Arghanistan menerapkan faham ustadz yang 
mengatakan: "Tidak mungkin di dalam suatu wilayah 
terdapat dua Tandzim Jihad", niscaya Tholiban memaksa Al 
Qo'idah untuk melebur ke dalam satu tandzim, yaitu 
Imaroh Islamiyah Tholiban. 

Walau pun demikian, al-Qo'idah hormat dan setia 
terhadap Imaroh Islamiyah Thaliban. Namun secara 
administratir dan koordinasi di lapangan mereka berjalan 
sendiri-sendiri sesuai protap tandzim. Dan terjalin 
hubungan baik di lapangan antar kedua tandzim ini. 
Mereka saling Mu'awanah dan Munashoroh. Tidak 
saling menyalahkan dan melemahkan. 

Jika Tholiban bertikiran bahwa "Gara-gara usamah 
menyerang WTC, dengan itu Ajghanistan diserang Amerika" '. 



28 | S i I a h k a n Kau Cela Aku !!!!! 



Risalah Dan Nida'at Ke-9 



Niscaya Syekh Mulla Umar hafidzohullah tidak mungkin 
menerima syekh Usamah bin Ladin dan para 
pengikutnya di Atghanisnistan. Namun syekh Mulla 
Umar sadar bahwa Amerika menyerang Atghanistan 
bukan karena ada Usamah, akan tetapi karena Islam. 

Andai para ustadz dan pemimpin jama'ah di negeri ini 
sadar, bahwa Pemerintah murtad ini mengejar, 
menangkap, memenjara dan membunuh para mujahidin 
adalah bukan karena ada Bom Bali, dan aksi Bom-Bom 
lainnya. Akan tetapi karena Islam yang dibela, 
kehormatan kaum muslimin yang dibela. Niscaya tidak 
akan pernah keluar kata-kata cacian dan cemoohan 
terhadap mujahidin. 

Namun jika masih tetap ada yang menggembosi, 
mencemooh, mencacat dan mencela. Maka saya 
sampaikan tirman Allah Ta'ala: 

* '—-=>■* n Ul Ij yQ ^ 9 UjJUu jl ^0Jb_P . -a ( jljL*J <U)I J^S ; * yQ ■) 



29 I S i I a h k a n Kau Cela Aku !!!!! 



Risalah Dan Nida'at Ke-9 



"Katakanlah: "Tidak ada yang kalian tunggu-tunggu bagi 
kami, kecuali salah satu dari dua kebaikan 1 . Dan kami 
menunggu-nunggu bagi kalian bahwa Allah akan menimpakan 
kepadamu azab (yang besar) dari sisi-Nya. Sebab itu 
tunggulah, Sesungguhnya kami menunggu-nunggu 
bersamamu." (QS. At Taubah: 52). 

Kita buktikan kelak siapa yang benar di antara kita. Jika 
kita sama-sama ikhlas di dalam berjuang untuk 
Iqomatud Dien maka pasti kita akan bertemu dan 
bersatu. Walau pun untuk kali ini kita tidak bisa bersatu. 
Namun jika memang ada niatan jahat dan hasad di 
dalam dada, maka sesungguhnya Amal kita yang akan 
menjawab semuanya. 



Ikhwah f illah 



Sudah wajar kebaikan itu akan dicela dan dicerca. 
Rosulullah shollallahu 'alaihi wasallam pun tidak 
kelewatan di cela dan dihina. Sejak beliau menerangkan 
dakwah Tauhid, maka beliau dianggap Tukang Sihir 
yang gila, dikatakan pemecah belah. Dls 



1 . yaitu mendapat kemenangan atau mati syahid 
30 | S i I a h k a n Kau Cela Aku !!!!! 



Risalah Dan Nida'at Ke-9 



Sekarang ketika kita mentahridh (mengobarkan 
semangat) jihad kaum muslimin kita dikatakan 
Provokator, Penggrogot, Teroris, dls. Maka jika karena 
kita mengobarkan semangat berjihad kita dikatakan 
provokator, dan jika kita berjihad dikatakan Teroris, 
maka katakanlah bahwa "Kita adalah Teroris". Karena 
Allah Ta'ala bertirman: 

*-*->. ^ • j ^-*j-^ J-^*-'' -*- , WJ ■ r°J *J^ ['r 4 ^.t r *," ' «-* (*-& IjJLPIj 

^ j<^'-*^^^ £* *i ^ . *■ G 1 * " ' ° * •* ' 

^ • J o \r>" Jl J»^lj f*^ s -=-'| ' 'ji ^' i_J-=-^ S ^lS"" lLT* J^M* - ' - ' '-*J 



"Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja 
yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk 
berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan / 
menteror musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain 
mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah 
mengetahuinya. Apa saja yang kamu najkahkan pada jalan 
Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu 
tidak akan dianiaya (dirugikan)" '. (QS. Al Anfal: 60). 



31 | S i I a h k a n Kau Cela Aku !!!!! 



Risalah Dan Nida'at Ke-9 



Ikhwah f illah 



Hendaknya kita yakin dengan janji dan pertolongan 
Allah, jika memang apa yang kita lakukan ini benar. 
Walau pun para Mukhodzilun menggembosi. Walau pun 
para Murjimn mencaci maki. 

Kita akan bersabar dan akan tetap berjalan di atas jalan 
ini, walau pun tubuh kita terkoyak, walau pun raga kita 
tercabik-cabik. Kita hanya bisa berharap kepada Allah 

VS ji\ (*-*J j «! L^»o- 

Demikian sesingkat Risalah dan Nida'at yang dapat saya 
sampaikan. Semoga bermanraat buat kita semua. Amien 

Tidak ada niat saya kecuali hanya kebaikan. Dan tidak 
ada yang dapat memberikan Taufiq kecuali hanya Allah. 



32 | S i I a h k a n Kau Cela Aku !!!!! 



Risalah Dan Nida'at Ke-9 



«JL« j <U1p 4i)l (JU^ jtai^ uJj^uj ^Ip <oM (JU^j 
ajIS^^jj <&l aU^-jj 1-xJlP >"^LJ!j 



Bumi Allah, 26 Mei 2009 M. 
1 Jumadil Akhir 1430 H. 



33 | S i I a h k a n Kau Cela Aku !!!!!